Selasa, 06 Maret 2012

Cara Membasmi Ulat Bulu

Assalamu'alaikum..

Dikarenakan beberapa hari ini rumah ana diserang ulat bulu, makanya ana mencoba mencari cara untuk membasmi hama tersebut dengan memanfaatkan bahan-bahan yang ada disekitar kita.. Berikut hasil penelusuran ana, dan ana rangkum jadi satu di sini


Ramuan Pertama
Bahan                   :    puntung rokok satu ons dan air tujuh liter.
Cara pembuatan:    masukkan puntung rokok dalam air. Biarkan selama 4–7 hari. Saringlah agar diperoleh air larutan yang bersih. Gunakan untuk mengendalikan hama yang menyerang tanaman. Penyemprotan pada pagi dan sore hari.

Ramuan Kedua
Bahan-bahan yang dibutuhkan :
1. Bawang putih, cabe rawit, pandan, kemangi, tembakau, kunyit, kenikir : masing-masing 100 gram.
2. Gula pasir : 2 sendok makan.
3. Air destilasi 1 liter.
4. Dekomposer BSA (mikro organisme pengurai) : 2 cc atau bisa juga menggunakan EM4.
5. Botol kaca steril : 2 buah

Cara Membuat:
Cabe rawit, bawang putih, pandan, kemangi, tembakau, kunyit, kenikir dan air diblender hingga bercampur rata. Masukkan ke dalam botol yang telah disteril bebas kuman. Masukkan gula dan decomposer BSA, tutup lalu biarkan satu minggu untuk proses fermentasi. Buka dan saring dari ampas-ampas yang ada dan simpan di tempat yang tertutup
Cara pemakaian/penggunaan cairan pestisida organik :
Campur 60 cc cairan pestisida/insektisida organik yang telah dibuat dengan 1 liter air biasa. Bisa juga buat takaran sendiri sesuai perbandingan tadi.

Ramuan 3
Bahan yang diperlukan : daun papaya sebanyak kurang lebih 1 (satu) kilogram, atau kira-kira sekitar 1 (satu) kantong plastik kresek besar, 4 liter air dan satu sendok sabun.
Cara Membuat : Hancurkan daun pepaya dengan blender, campurkan dengan air.  Lalu disaring dan ditambahkan 4 liter air lagi dan sabun kemudian diaduk rata dan siap digunakan.

Ramuan 4
Bahan yang diperlukan : Bawang putih dan cabai masing-masing satu genggam, dan seperempat sabun batangan.
Cara membuat : Blender bawang putih dan cabai, lalu rebus, kemudian campurkan sabun.  Biarkan selama sehari lalu disaring.  Setelah itu segera gunakan. (1)

Ramuan 5:
Bahan: 100ml parfum, 500gram tepung kanji, 20 liter air
Cara membuat: campurkan semua bahan, kemudian siap digunakan. Ulat akan mati dalam waktu 15-20menit kemudian. (2)

Ramuan 6:
faries fadhil wrote: Sudah 3 hari ini saya tidak habis pikir tentang ramuan ajaib Pak Heri (pemilik Gonku Nursery tempat gathering bulan lalu) untuk membunuh ulat di pohon rambutan yang jumlahnya ratusan itu Pohon yang letaknya dekat ruang perbanyakan ini memang gundul hampir 50% karena diserang ulat Hari senin pagi2 sekitar pukul 8.. saya nemenin beliau yang cengangas-cengenges bawa 2 liter air beras ... ini air dukun katanya heheheheh... air beras ini kemudian disiramkan ke tanah tepat di bawah tajuk si rambutan.... liat aja besok kata dia...
Besoknya.. pagi2 sekali .. banyak sekali ulat bergelimpangan di bawah pohon...
lho lho lho.... ada apa ini... kok bisa... hari berikutnya jumlah korban makin banyak... saya makin tidak habis pikir.. Apa yang dibawa si air beras ini hingga
bisa membunuh ulat secara sistemik... eddaaann .. selama saya kuliah di bogor.. baru kali ini saya kagum sama insektisida made in dapur ini.. Kebetuan di rumah saya... Semua aglo selalu disiram air beras tiap hari kecuali beberapa.. yaitu Siam Aurora, Butterfly, dan satu Alocasia... ini juga ajaib.. ketiga makhluk ini langsung cepak dihajar ulat.. sementara yang lainnya ga disentuh sama sekali... sekalipun saya temukan cangkang telur ulat di daun yang lainnya... Hari ini saya sharing dengan sangat berbahagia dan penasaran hehehehe Air Beras... ada apa dengan dirimu... ternyata sakti hehehehehe (3)

Ramuan 7:
SEMPROTAN NIMBA
Tanaman ini dapat dipakai untuk semprotan insektisida alami yang aman dan efektif. Nimba dapat dipakai pada hampir semua serangga, termasuk nyamuk. Terkadang memerlukan waktu beberapa minggu untuk menunggu efeknya karena untuk beberapa jenis serangga, nimba bekerja dengan memutus daur perkembangbiakan serangga tersebut. Nimba merupakan salah satu tanaman terbaik untuk digunakan karena aman bagi manusia dan tidak menimbulkan banyak masalah bagi serangga yang menguntungkan, khususnya predator hama. Dalam kondisi tertentu bahkan bisa meningkatkan produksi ulat yang berguna! Keong/siput, nematode, lebah penyengat, ulat, ngengat, penggerek daun, lalat, nyamuk, dan belalang adalah beberapa jenis serangga yang dapat dikendalikan dengan nimba. 

Cara menggunakan nimba:
1. Tumbuklah biji nimba dan masukkan ke dalam kantong kain. Masukkan kantong kain ini dalam ember atau drum berisi air selama semalam. Gunakan 500 gr biji nimba untuk tiap 10 liter air. Gunakan sebagai semprotan pada serangga hama dan tanaman yang terserang. Biji nimba ini lebih efektif daripada daunnya.
2. Ambillah segenggam besar daun nimba segar, lumatkan, dan masukkan ke dalam seember air. Biarkan selama 2 hari, kemudian buanglah daunnya dan gunakan sebagai semprotan. 
3. Keringkan segenggam penuh daun nimba, tumbuk, dan masukkan ke dalam air. Biarkan selama 2 hari, saring dan gunakan sebagai semprotan.
4. Semprotan nimba ini juga dapat dibuat dengan merendam biji nimba yang telah dihancurkan dalam alkohol, atau membuat minyak dari biji nimba dengan menggunakan suatu alat pengepres minyak. Metode ini lebih mahal namun dapat menghasilkan produk yang lebih kuat.(4)

Ramuan 8:
SEMPROTAN SARI/JUS JAHE
Parut segenggam penuh jahe dan masukkan ke dalam seember air. Biarkan selama sehari, lalu semprotkan ke tanaman yang rusak untuk mengontrol larva ulat dan ulat bulu.

Ramuan 9:
SEMPROTAN DAUN TALAS
Daun-daun talas mengandung asam lisollic. Bila serangga memakannya, ibarat manusia merasa makan pecahan gelas! Cara meraciknya, tumbuk 10 lembar daun talas dan masukan dalam 3 liter air (½ ember), aduk dengan baik. Percikkan ke tanaman dengan menggunakan sapu lidi. Pastikan masing-masing tanaman terciprat larutan ini untuk perlindungan yang baik terhadap serangga.

Ramuan 10:
SEMPROTAN DAUN TOMAT
Daun tomat merupakan insektisida alami dan fungisida ringan, dapat digunakan untuk aphid, semut, cacing, ulat bulu, telur serangga, belalang, ngengat, nematoda, lalat putih, jamur dan bakteri pembusuk.
Cara membuatnya, masaklah 1 kg daun tomat dalam 2 liter air selama 30 menit, tambahkan lagi potongan 2 genggam daun, batang dan buahnya, dan 2 liter air. Aduk bahan-bahan tersebut, lalu biarkan selama
6 jam (½ hari). Saring dan tambahkan ¼ batang sabun. Semprotkan larutan ini setiap 2 hari bila jumlah serangga, khususnya ngengat, cukup banyak.

WASPADALAH!
Daun tomat ketika dipakai sebagai insektisida bersifat racun bagi manusia. Ini disebabkan karena unsur kimia yang ada dalam daun tomat menjadi jauh lebih pekat konsentrasinya. Gunakan sarung tangan dan penutup hidung serta mulut sekaligus saat menyemprotkannya.

Ramuan 11:
SEMPROTAN LEM
Semprotan lem bisa dibuat dari sisa air rebusan singkong, talas, atau kentang. Serangga kecil akan menempel pada lem ini dan akhirnya menyebabkan serangga tersebut mati lemas. Semprotan ini berguna untuk aphid, ulat bulu dan lalat putih, namun cobalah juga pada serangga kecil lainnya. Caranya, campurkan air sisa memasak singkong, talas, atau kentang dengan air tambahan untuk membuat larutan. Kekuatannya bervariasi tergantung jenis tanaman yang digunakan, kira-kira saja. Semprotkan pada tanaman. Larutan yang baik akan menyisakan lapisan tipis pada tanaman ketika larutan kering.

Ramuan 12:
SEMPROTAN SABUN
Semprotan ini efektif untuk siput, keong, aphid, ulat bulu, kumbang kecil, dan serangga-serangga pemakan daun lainnya. Caranya, gunakan 1 sendok besar sabun bubuk atau cair per liter air. Semprotkan hanya pada hama atau tanaman yang rusak. Anda juga dapat menggunakan bekas air cucian piring atau pakaian kotor untuk membuat pestisida ini.

Ramuan 13:
SEMPROTAN DAUN TEMBAKAU
Semprotan tembakau sebaiknya digunakan sebagai alternatif terakhir. Gunakan pelindung yang baik dan lindungi tangan dan wajah Anda ketika membuat dan menggunakan semprotan tembakau. Daun tersebut sangat beracun dan dapat membunuh serangga yang berguna juga. Semprotan daun tembakau dapat digunakan untuk sebagian besar hama serangga. Caranya, rendam 1 kg (1 tas plastik) tumbukan daun tembakau dalam 15 liter air selama 1 hari 1 malam. Tambahkan 2 sendok besar cairan sabun atau sabun batangan dan aduklah dengan baik. Saringlah dan gunakan sebagai semprotan. Bisa juga dengan mengeringkan daun dan menumbuknya hingga menjadi bubuk. Bubuk ini bisa digunakan untuk aphid, keong, siput, ulat bulu, dan virus daun keriting. Jangan gunakan bahan ini pada tanaman tomat, kentang, terong, lombok, atau bunga mawar. Semut menyebabkan masalah melalui penggalian mereka dan pemindahan benih-benih. Mereka sama sekali tidak pernah bisa dihilangkan, tapi efek-efek mereka dapat dikurangi. Untuk kerusakan akar, coba gunakan penyemprotan biologis, cabe, bawang putih, tomat, atau tembakau.(4)


Semoga bermanfaat ya sauadriku semuanya.. ^__^

Sumber: 
(1) http://momenbelajar.blogspot.com/2011/04/membasmi-ulat-bulu-dengan-pestisida.html
(2) http://www.kaskus.us/showthread.php?t=9262148
(3) http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3355086
(4) http://www.kaskus.us/showthread.php?t=930981

3 komentar:

  1. jAZAKALLOHU kHOIR ...atas infonya..smoga ALLOH SWT membalas dengan pahala yg berpelipat...amin...

    BalasHapus
  2. Siram az pk air panas dikit lngsng mati ulat bulunya

    BalasHapus