Jumat, 28 Januari 2011

Melepas Kedok Jamaah Tabligh (1)

Artikel ini sebenarnya sudah lama ana baca, terdiri atas 5 bagian yang melakukan analisa usahadakwah terhadap kritikan-kritikan yang diberikan. Artikel ini merupakan salah satu asbab Allah pahamkan ana tentang usaha dakwah ini. Semoga bermanfaat.

Kepada Kaum Muslimin,
Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Mudah-mudahan Allah swt memberikan Rahmat, Ampunan dan LindunganNya kepada sdr. sekalian. Telah banyak pandangan yang berkaitan usaha da’wah dan tabligh (orang mengenalnya sebagai jama’ah tabligh). Mudah-mudahan tulisan di bawah ini memberikan wacana atau juga pengetahuan baru bagi sdr. sekalian, dimana tulisan ini merupakan analisa dan juga pengamatan terhadap usaha da’wah.

Jika ada tulisan saat ini disebarkan melalui berbagai media, apakah itu internet dan lainnya, dengan judul yang sangat cukup sensasi yaitu “membongkar kedok jama’ah tabligh”.Dan sekarang kami suguhkan dengan judul yang hampir sama “Melepas Kedok Jama’ah Tabligh”.

Selasa, 25 Januari 2011

Bola-bola Ubi Jalar

Assalamu'alaikum..

Kebetulan, malam-malam di rumah sendirian, kelapara ga ada cemilan (lebay ya).. Alhamdulillah ada ubi jalar tapi masih mentah. Akhirnya di kreasi sedemikian rupa jadi deh bola-bola ubi jalar (namanya bola-bola, tapi bentuknya ga kaya bola).. Pengin tahu gimana buatnya, silahkan diintip:

Bahan:
  • Ubi jalar
  • Putih telur
  • Garam
  • Gula
Cara membuat:
  1. Cuci bersih ubi jalar, lalu potong-potong (jika ukurannya terlalu besar) kemudian dikukus.
  2. Setelah matang, hancurkan ubi jalar tadi dengan menggunakan garpu, atau bisa langsung pakai tangan, jangan lupa kulitnya dikupas dulu.
  3. Setelah itu tambahkan putih telur, kali ini ana cuma pake satu butir aja, soalnya ubinya juga cuma sedikit.
  4. Masukkan gula dan garam secukupnya, campur sampai rata.
  5. Panaskan minyak goreng, lalu goreng sampai bewarna kecoklatan, masalah bentuk silahkan dibentuk sesuai selera masing-masing.
  6. Hidangkan dengan menambahkan toping, kali ini ana pake susu coklat. Siap dinikmati..
Yang penasaran gimana bentuknya. Seperti gambar di bawah ini ni..
Demikian resep asal-asalan dari ana. Semoga bermanfaat.

Wassalamu'alaikum warahmatullah..  ^__^

Senin, 24 Januari 2011

Crop Circle

Hari ini, mulai dari televisi sampai internet (yang ana tahu) sedang heboh membicarakan tentang 'crop circle' yang katanya bari pertama muncul di Indonesia yakni di Desa Jogotirto, Kec. Berbah, Kab Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Di internet, di situs jejaring sosial twitter banyak yang membicarakan tentang fenomena yang 'tak biasa' ini.. (padahal ana ga punya akun twitter, hanya tahu lewat mbah google.. hehehe).. Di rumah pun tak kalah heboh, bapak, ibu, adik semuanya membicarakan ini dan salaing sanggah menyanggah mengenai siapa yang buat..

Sebenarnya apa sih cropcircle itu, menurut wikipedia bahasa inggris crop circle di definisikan sebagai berikut:
A crop circle is a sizable pattern created by the flattening of a crop such as wheat, barley, rye, maize, or rapeseed. Crop circles are also referred to as crop formations, because they are not always circular in shape. 

Singkatnya cropcircle adalah suatu pola yang terbentuk di suatu lahan pertanian. Mengenai bagaimana terbentuknya pola ini, ada banyak pendapat ada yang bilang terbentuk oleh angin, ada yang bilang buatan manusia dengan menggunakan suatu alat, yang paling fenomenal mengatakan bahwa cropcircle merupakan 'jejak UFO'. 

Berlepas dari itu semua, fenomena crop circle merupakan salah satu wujud kebesaran Allah. Allah kuasa makhluk tak kuasa, jangankan hanya untuk mengukir pola yang ada di lahan pertanian, Allah lah yang mengukir pola alam semesta ini. Mari kita tengok bagaimana bentuk crop circle itu:

Di samping merupakan salah satu bentuk cropcircle yang ditemukan di Inggris, yang katanya pola itu merupakan pola yang paling rumit diantara pola-pola yang lain. Subhanallah, indah bukan..
Bagaimanapun juga kita harus yakin, bahwa Allah lah yang menciptakan semuanya, dan mengatur semua yang ada di alam semesta ini, termasuk fenomena crop circle di Indonesia, Allah sudah mengaturnya. Dan di balik semuanya pasti ada hikmahnya.. 



Demikian yang bisa Ana sampaikan mengenai crop circle. Semoga bermanfaat..
Wallahua'lam.. 

Larangan Meniup Minuman Panas

Seringkali kita melihat, seorang Ibu ketika menyuapi anaknya makanan yang masih panas, dia meniup makanannya lalu disuapkan ke anaknya. Bukan cuma itu, bahkan orang dewasa pun ketika minum teh atau kopi panas, sering kita lihat, dia meniup minuman panas itu lalu meminumnya. Benarkan cara demikian?
Cara demikian tidaklah dibenarkan dalam Islam, kita dilarang meniup makanan atau minuman.
Sebagaimana dalam Hadits Ibnu Abbas menuturkan “Bahwasanya Nabi Shallallaahu alaihi wa Salam melarang bernafas pada bejana minuman atau meniupnya”. (HR. At Turmudzi dan dishahihkan oleh Al-Albani).
Penjelasan secara ilmiahnya (bagi yang memerlukan bukti ilmiah) adalah sebagai berikut:
Apabila kita hembus napas pada minuman, kita akan mengeluarkan CO2 atau yang disebut dengan karbon dioksida, yang apabila bercampur dengan air H20, akan menjadi H2CO3, salah satu senyawa bersifat asam hampir sama dengan cuka, menyebabkan minuman itu menjadi bersifat asam, dan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam menyuruh kita untuk minum seteguk demi seteguk, jangan langsung satu gelas sambil bernapas di dalam gelas, karena dimungkinkan ketika kita minum langsung 1 gelas dihabiskan kita bernafas di dalam gelas (seperti yang tertulis pada hadist diatas) yang akan menyebabkan reaksi kimia seperti di atas.
Namun teori ilmiah tersebut masih perlu dipertanyakan kebenarannya, dikarenakan:
  1. Reaksi antara CO2 dan H2O hanya terjadi pada suhu dan tekanan tinggi. CO2 dapat larut dalam air dalam tekanan tinggi, membentuk H2CO3. pada 25 derajat celcius, Kc = 1.70 x 10-3.
  2. Untuk mencapai keseimbangan, reaksi antara CO2 dan H2O membutuhkan katalisator. Kalau tidak ada katalisator, reaksi ini akan berjalan lambat.
  3. H2CO3 merupakan asam lemah
    Begitu kira- kira mengapa kita tidak boleh meniup minuman panas. 
    Diambil dari http://ervakurniawan.wordpress.com/2009/03/16/larangan-meniup-makanan-dan-minuman-panas/ dengan sedikit perubahan..

Sabtu, 22 Januari 2011

Adab Minum

Berikut adalah adab- adab minum, yang ana ambil dari mudzakarah masturat yang ana post sebelumnya

1.    Memakai tutup kepala
2.    Tidak berdiri, usahakan sambil bersandar
3.    Cara memegang gelas : ibu jari di bibir gelas, kelingking di bawah gelas dan 3 jari lainya melingkari gelas. Fadhilahnya : Agar terhindar dari minuman yang mengandung racun.
4.    Baca do`a :
  •  Air putih : وَشَقَـاهُمْ رَبَّـهُمْ شَرَابـاً طَهُوْرًا
  • Air susu : اَللَّهُـمَّ بـاَرِكْ لَنـَا فِيْـهِ وَزِدْنـَا مِنْـه ُ
  • Air manis : اَللَّهُـمَّ ارْزُقْنِى حَلاَ وَةِ اْلاِيْمَـانِ
Fadhilah : agar tidak keras hati.
5.    Diminum 3 tegukan pertama dengan tiap tegukan diawali Basmalah dan diakhiri dengan Alhamdulillah.
6.    Tidak meniup minuman panas, tunggui sampai dapat diminum ( bila ditiup maka kotoran dari mulut akan mengeluarkan kuman penyakit sehingga penyakit akan lama sembuhnya)
7.    Jangan bernafas dalam gelas (H.R. Bukhari – Muslim )
8.    Do`a setelah minum :
اَلْحَمْـدُ ِاللهِ الَّذِى سَنـَا نـًا عَذْبـًا فُرَاتـًا فِي رَحْمَتِـهِ مـَاءً وَلَـمْ يَجْعَـلْ بِذُنُـوْبِـهِ
9.    Salah seorang kamu janganlah minum sambil berdiri, maka barangsiapa terlanjur minum berdiri akibat lupa hendaklah dimuntahkan air yang sudah di minumnya ( H.R. Muslim ) .
Bila minum air zam-zam disunnahkan sambil berdiri dan menghadap kiblat (Mutafaq`alaihi )

Adab Makan

1.    Memakai tutup kepala
2.    Cuci tangan dengan air yang mengalir dan berkumur 3 X lalu dibuang ke kiri (fadhilah untuk memudahkan melafadzkan Laailaahaillallaah saat sakaratul maut) sambil membaca shalawat.
3.    Menyiapkan suprah, buah dan garam.
  • Do`a buka suprah : اَللَّهُمَّ ابْسُطْ لَنـاَ مِنْ بَرَكـاَتِكَ وَرَحْمَتِكَ وَرِزْقِكَ وَفَضْلِكَ
  • Do`a makan buah : اَللَّهُمَّ بـاَرِكْ لَنـاَ فِى ثَمَرِنـاَ
  • Mencicipi garam dengan jari manis, baca : بِسْمِ اللهِ هَنِيْأ ً مَّرِيْـأ َ
4.    Makanan datang , baca do`a :
اّللَّهُمَّ بـاَرِكْ لَنـاَ فِيْمـاَ رَزَقْتَنـاَ وَقِنـاَ عَذَابَ النَّـاَرِ
 Cara duduk :
  • Seperti tahyat awal
  • Kaki kanan diangkat kaki kiri diduduki
  • Nongkrong ( dalam keadaan perang dan becek )
5.    Makan dari yang terdekat dengan 3 suap pertama menggunakan 3 jari ( ibu jari, telunjuk dan jari tengah ) sambil membaca :
بِسْمِ اللهِ وَعَلَى بَرَكـاَتِ اللهِ
6.    Setelah selesai 3 jari, sebelum makan dengan 5 jari, baca do`a :
جَلاَّ جَلاَ لَـهُ يـاَ وَاسِعَ الْمَغْغِرَةِ
7.    Karena makan berjamaah, jika ada yang enak usahakan dahulukan untuk teman dengan adil. Saat makan usahakan ntuk berdzikir kalaupun bicara usahakan bicara agama.
8.    Apabila merasakan nikmat ucapkan : اَللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْـدُ وَلَكَ الشًّكْرُ
Dan yang mendengar mengucapkan : اَلْحَمْـدُ ِاللهِ
9.    Jika ada makanan yang jatuh, ambil dengan tangan kiri kemudian taruh ditangan kanan lalu dimakan sambil membaca : اِلَيْـهِ رَشَـدًا
10.    Kalau kotor kita bersihkan dahulu, agar syetan tidak ikut makan sebab berkah makanan itu siapa tahu ada pada makanan yang jatuh tersebut .
Fadhilah :
  • Menghindarkan sikap sombong / takabbur
  • Agar mata tetap cerah
  • Agar pembicaraan mudah dipahami orang
  • Mendapat anak yang shaleh.
11.    Tidak boleh mencela makanan, disunnahkan memuji makanan, jika ada yang tidak enak / tidak disukai lebih baik ditinggalkan ( H.R. Bukhari, Muslim, Tirmidzi dan Nasa`I )
12.    Makanan harus habis dan bersih, sebab kita tidak tahu dimana letak keberkahan makanan itu. Selesai makan baca do`a :
اَلْحَمْـدُ ِاللهِ الَّـذِى اَطْعَـمَـنَـا وَسَقَـانـاَ زَجَعَـلَـنـاَ مِنَ الْمُسْلِمِــيْنِ
13.    Disunnahkan membersihkan makanan yang ada di jari dengan mulut.
  • Jari tengah : اِتَّـقِ الله “ Bertaqwalah kepada Allah “
  • Ibu jari :  فَـا تَّـقِ الله  “Maka bertaqwalah kepada Allah “
  • Jari manis : وَاِذَا بَطَشْـتُـمْ
  • Telunjuk : بَطَشْـتُـمْ
  • Kelingking : جَـبَّـارِيـنَ
14.    Cuci tangan dengan air yang mengalir setelah makan, usapkan ke wajah dari kiri ke kanan. Fadhilah agar di hari kiamat muka bercahaya dan apabila dilihat suami akan semakin cantik. Do`anya : وَاِذَا بَطَشْـتُـمْ بَطَشْـتُـمْ جَبَّـارِيْـنَ
15.    Do`a tutup suprah : حَمْـدًا كَثِيْرًا طَيِّـبـًا مُبَـارَكـًا فِيْـهِ
16.    Do`a membuang makanan yang tidak termakan : فِى سَبِيْـلِ اللهِ
17.    Do`a jika terlupa baca do`a mau makan :
بِسْـمِ اللهِ فِى اَوَّلِـهِ وَاَخِـرِه

Adab Perjalanan

1.    Shalat safar 2 rakaat
2.    Do`a memakai sandal / sepatu / kasut
اَللَّهُمَّ اِنِّى اَعُوْذُبِكَ مِنَ اْلاِبْلِسِ وَالْجُنُدِهِ
Artinya : “ Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari Iblis dan bala tentaranya. “
3.    Tidak memakai hiasan dan wangi-wangian
4.    Do`a keluar rumah :
بِسْمِ اللهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللهِ لاَحَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِـاللهِ
5.    Saat naik kendaraan langkahkan kaki kanan denagan membaca : بِسْمِ اللهِ , setelah duduk bacalah اَلْحَمْدُ ِاللهِ , bila kendaraan mulai berjalan maka baca :
سُبْحَـانَ الَّذِى سَخَّرَ لَنَـا هَذَا وَمَـا كُنَّـا لَهُ مُقْرِنِيْنَ وَ اِنَّـا اِلَى رَبِّنَـا لَمُنْقَلِبُــوْنَ
6.    Jika perjalanan naik / tanjakan baca : اَللهُ اَكْبَـرُ
Jika perjalanan turun, baca : سُبْحَـانَ اللهُ
Jika perjalanan mendatar, baca : اَلْحَمْدُ ِللهِ
Jika jalan berliku-liku, baca : : لاَ حَوْلَ وَلاَقُوَّةَ اِلاَّ بِـاللهِ
Jika melewati jembatan, baca : اَلَّهُمَّ يَلِّمْ وَسَلِّمُ
Jika melihat masjid, baca اَللَّهُمَّ صَلِّى عَلَى مُحَمَّدٍ
Jika melihat tempat ibadah bukan Islam, baca : لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهُ لاَمَعْبُدْ اِلاَّ اللهُ
Jika melihat wanita bukan muhrim, baca : اَللَّهُمَّ اِنِّى اَعُوْذُبِكَ مِنْ فِتْنَـةِ النِّسَـاءِ
Jika melihat kebesaran dunia, baca :
اَللَّهُمَّ اِنِّى اَعُوْذُبِكَ مِنْ فِتْنَةِ الدُّنْيَـا وَمِنْ عَذَابِ ا ْلاَخِرَةِ
7.    Jika melihat kampung, baca : اَللَّهُمَّ بَـارِكْ لَنَـا فِيْـهَـا
اَللَّهُمَّ ارْزُقْنَـا جَنَـاهَـا وَحَبِبْنَـا اِلَى اَهْلِهَـا وَحَبِبْ صَـالِحِى اَهْلِهَـا اِلَيْنَـا.
8.    Berhenti di tengah jalan atau penginapan, baca :
اَعُوْذُبِكَلِمَـاتِ اللهِ التَّـامَّـاتِ مِنْ سَرِّمَـا خَلَقَ
9.    Turun dari kendaraan, baca :
رَبِّ اَنْزِلْنِى مُنْزَلاً مُبَـارَكًا وَاَنَـا خَيْرُالْمُنْزِلِيْنَ
10.    Bila melihat kota, baca :
لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ, لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِى وَيُمِيْتُ وَهُوَ حَيُّ دَاءِمٌ لاَ يَمُوْتُ
بِيَدِهِ الْخَيْرِ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ.
Fadhilahnya :
  • Dapat 1000 kebaikan
  • Hapuskan 1000 dosa dan kejahatan
  • Diangkat 1000 derajat dalam surga.
11.    Do`a naik kendaran laut, baca :
بِسْمِ اللهِ مَـجْرَهَـا وَمُرْسَهَـا اِنَّ رَبِّى لَغَفُوْرٌرَّحِيْـمٌ
وَمَـا قَدَرُوْالله َ حَقَّ قَدْرِهِ وَاْلاَرْضِ جَمِـيعًـا قَبْضَتُهُ يَوْمَ الْقِيَـامَـةِ وَالسَّمَوَتِ عَطْوِيَـاتِ بِيَمِنِهِ
سُبْحَـا نَـهُ وَتَعَـالَى عَمَّـا يُشْرِكُوْنَ
12.    Do`a masuk rumah : اَللَّهُمَّ اِنِّى اَسْـأَََلُكَ خَيْرَ الْمَوْلُجِ وَخَيْرَ الْمَخْرَجِ